Production Planning and Inventory Control

>> Jumat, 29 Agustus 2008

Photobucket Photobucket Dalam manajemen modern, perencanaan produksi memegang salah satu peranan yang sangat penting. Dunia industri tidak saja dituntut untuk meningkatkan permintaan pasar melalui pemasaran semata-mata namun juga bagaimana menghasilkan produk secara efisien dengan kualitas yang memenuhi harapan konsumen. Dengan adanya perencanaan produksi yang baik, maka tuntutan ini akan dapat dipenuhi.
Sebuah perencanaan produksi akan berjalan dengan baik jika ditunjang dengan adanya persediaan bahan baku yang memadai. Dilain pihak persediaan bahan baku juga memberikan kontribusi biaya yang cukup besar sehingga komponen biaya ini juga perlu untuk dikendalikan. Melihat pentingnya fungsi perencanaan produksi dan pengendalian persediaan di atas, maka perlu adanya usaha untuk mengelolanya secara efisien untuk mendapatkan hasil yang optimal.

TUJUAN
Memberikan wawasan mengenai keterkaitan antara fungsi perencanaan produksi dan pengendalian persediaan dengan fungsi-fungsi manajemen lainnya dalam perusahaan.
Mengerti cara melakukan perencanaan produksi dan mengaplikasikannya sesuai kondisi perusahaan.
Mengerti cara melakukan pengendalian persediaan dan mengaplikasikannya sesuai dengan kondisi perusahaan

MATERI
Materi diberikan secara terpadu mulai dari peramalan permintaan yang dilanjutkan dengan penyusunan Master Production Schedule hingga terbitnya surat perintah kerja dan purchasing order. Materi berupa pemberian teori yang ditunjang dengan contoh aplikasi menggunakan software spreadsheet dan pembahasan studi kasus untuk lebih memahami teori secara lebih mendalam dan praktis. Secara garis besar materi meliputi:
Bingkai kerja perencanaan produksi dan pengendalian persediaan
Peramalan permintaan, Pengendalian persediaan
Master Production Schedule
MRP, Penjadwalan produksi, Pengendalian kapasitas



Abstract

Dewasa ini banyak perusahaan memakai sistem informasi Enterprise Resources Planning System (ERP) untuk melakukan tugas penanganan data. Sistem tersebut dapat dibeli dari vendor dalam bentuk paket software siap pakai, maupun yang dibangun sendiri. Berbicara tentang ERP di dalamnya akan terdapat banyak bagian penting dan diantaranya adalah PPIC (Production Planning Inventory Control). Di dalam suatu manufaktur PPIC adalah sebagai salah satu alat bantu (tool) utama dalam melakukan perencanaan sebelum melakukan aktivitas produksi dari suatu perusahaan. Karena, PPIC akan dapat memberikan informasi tentang kemampuan memproduksi suatu barang dengan waktu dan jumlah yang tepat serta menghabiskan sumber daya se-efisien mungkin, baik itu sumber daya manusia maupun waktu. Sebagai salah satu contoh adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan daging, di mana perusahaan tersebut menghasilkan produk (finish goods) dengan kategori fast moving product yaitu tidak menggunakan bahan pengawet, sehingga ketepatan produksi suatu barang sangat penting sekali dalam hal ini. Bagaimana caranya perusahaan tersebut dapat memproduksi barang tidak kekurangan atau berlebihan. Di sini peran dari PPIC sangatlah penting, PPIC tersebut harus dapat menangani persoalan produksi tersebut. Berdasarkan hal tersebut di atas maka pada penulisan ini akan diulas bagaimana mengembangkan suatu aplikasi di bidang PPIC yang dapat meramalkan jumlah barang yang harus diproduksi dengan seakurat mungkin dan memantau ketersediaan bahan yang ada setiap bulannya, serta dapat memberikan laporan bahan-bahan yang diperlukan dari segi kuantitas serta biayanya tentunya juga kan terlihat secara garis besar pengeluaran dan pendapatan dan keuntungan yang didapat. Dengan adanya aplikasi yang dibuat dengan bahasa pemrograman Delphi tersebut ternyata dapat memperlancar proses perencanaan, cash flow in/out, pembelian raw material dan proses produksi di perusahaan daging olahan.

Read more...

About This Blog

Lorem Ipsum

  © Blogger template Shiny by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP